Entri Populer

Mengenai Saya

Kamis, 01 Maret 2012

SEKILAS MENGENAI GUA

Asal-usul Terbentukanya Gua Tanah pada Batuan Kapur
            Beberapa ide muncul yang sehubungan dengan pembentukan gua bawah tanah dimana berkaitan dengan pemikirn seperti: (1) gua dalam tanah berkembang dengan mudah di daerah batas permukaan air melalui aksi diversi permukaan air, (2) sirkulasi mungkin berkembang dibawah permukaan air, tetapi hal ini berakibat tidak nyata pada permukaan cavem, (3) Sebagian dasar dari aliran permukaan akan berperan mengontrol pembentukan cavem ke berbagai arah, (4) erosi dan retakan secara langsung mengikuti garis perkembangan cavem, (5) erosi mekanik mungkin berperan nyata memperbesar cavem, (6) satu tingkat cavem dapat ditinggalkan dibagian dasar sebegai pemotongan (penurunan) ke bawah permukaan lembah yang memungkinkan dan meningkatkan beberapa tahap cavem.

            Deskripsi lain tentang pembentukan gua pada lanform karst ini adalah merupakan hasil dari kelarutan dari berbagai pengaruh luar, khususnya air hujan sehingga akumulasi air permukaan membentuk gua tersebut.
Cave collapse and breakdown:
·         Block breakdown : Tipe runtuhan biasanya pendek dimensi untuk horisontal, cenderung vertikal, bertingkat, arah terentang naik kearah tension dome. Runtuhnya atap atau dinding gua secara besar-besaran, ditandai dengan hasil runtuhan berbentuk blok yang persegi.
·         Slab breakdown : Tipe runtuhan yang berada pada jarak horisontal yang panjang tetapi tingkat vertikal yang terbatas. Disebabkan oleh runtuhnya lapisan tunggal pada atap. Ketebalan irisan tidak beraturan tersebar sepanjang lorong gua.
·         Plate breakdown : disebabkan oleh solution atau hilangnya tekanan plat tipis batugamping.
·         Chip breakdown : pada kasus ini hanya satu fragmen kecil yang runtuh, satu bagian yang flat dan berbentuk serpihan pecahan.



Identifikasi pencirian adanya mulut gua dari interpretasi peta topografi, foto udara

Pola aliran yang terputus, baik aliran periodik maupun aliran semua musim. Bentuk : Swallow hole (hilangnya aliran sungai / air), resurgence (tempat munculnya kembali aliran air ke permukaan, bisa sungai, bisa spring (sumber air/mata air). Ciri morfologi permukaan: dari peta topografi atau foto udara terlihat aliran sungai yang terputus. Untuk swallow hole, aliran air masuk menghilang kebawah permukaan tanah melewati mulut gua. Untuk resurgence dan spring, aliran air muncul dari bawah tanah melewati mulut gua. Scarp, escarpment. Bentuk : resurgence, spring, fosile, Ciri morfologi permukaan : adanya tebing akibat sesar. Pothole, shaft, domepit. Dapat diidentifikasi di lapangan, foto udara. Bentuk : lobang sumuran, celah vertikal. Ciri morfologi permukaan : tidak tentu. Closed depression (uvala, cockpit, doline/ sinkhole). Bentuk: lembah-lembah karst yang tertutup vegetasi lebih lebat atau dengan jenis tumbuhan yang berbeda dengan vegetasi endemis disekitarnya. Selain itu dengan adanya kelelawar, burung sriti, burung walet yang menuju atau dari satu titik daerah tertentu.

Identifikasi pencirian adanya mulut gua dari peta geologi:
·                     Litologi pada jenis batu gamping klastik nan klastik
·                     Struktur geologi yang terlihat nyata (sinklin, antiklin)
·                     Struktur kekar, lapisan, fault regional.

Identifikasi pencirian adanya mulut gua dari sisi lain (orang lain):
·                     Pendeskripsian mengenai apa yang disebut "gua" kepada orang yang dimintai
informasi
·                     Mengerti istilah yang dipakai penduduk sekitar (luweng, song, jumbleng, gua, goa,
guha, umbul, leang, goffre, grotte, cave, al kahfi, shaft, dll)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar